Selasa, 25 Oktober 2011

puisi cinta ana'

Sekalipun cinta telah ku uraikan dan ku jelaskan panjang lebar. Namun jika cinta ku datangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang
Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
Sementara
Pena begitu tergesa-gesa menuliskannya

Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta

Dalam menguraikan cinta
Akal terbaring tak berdaya
Bagaikan keledai terbaring dalam Lumpur

Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar